WhatsApp Image 2026-06-13 at 14.35.23

Tingkatkan Profesionalisme, Dosen STAI Syubbanul Wathon Ikuti PKDP di UIN Walisongo Semarang

Sejumlah Dosen dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syubbanul Wathon Magelang, mengikuti Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI melalui Perguruan Tinggi Penyelenggara UIN Walisongo Semarang. Keikutsertaan ini merupakan bagian dari upaya institusi dalam mendukung peningkatan kualitas dan profesionalisme dosen di lingkungan perguruan tinggi.

Dalam upaya berkelanjutan meningkatkan mutu akademik dan profesionalisme tenaga pendidik, dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syubbanul Wathon Magelang turut serta dalam kegiatan Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP). Acara yang berlangsung dinamis ini diselenggarakan oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang selaku Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP).

Kegiatan PKDP ini diikuti oleh 9 orang perwakilan dosen dari STAI Syubbanul Wathon, yaitu Ali Rohmat, M. Hum (IAT), Siswanto, M. Ag (IAT), Miqdam Maufur. M. E (ES), Ahmad Muhibin, M. E (ES), Faiq Yunianto, M. Pd (MPI), Fina Umu Rif Athi, M. Pd (MPI), Nailatul Muna, M. Pd (MPI), Novi Andriani, M. Pd (MPI), Muhammad Amin, M. Pd (PAI). Program sertifikasi dan pelatihan intensif ini dirancang khusus untuk membekali para dosen pemula dengan empat kompetensi utama: komitmen kebangsaan dan moderasi beragama, kapasitas pedagogis, kecakapan profesional, serta kemampuan penulisan karya ilmiah.

Ketua STAI Syubbanul Wathon Magelang Bapak Ahmad Fuad Hasyim HS M.Pd.I menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas partisipasi para dosen dalam forum strategis ini.

“Keikutsertaan dosen kami dalam PKDP di UIN Walisongo merupakan langkah konkret kampus dalam menjamin mutu pembelajaran. Kami berharap ilmu dan metodologi mutakhir yang diperoleh di sana dapat segera diaktualisasikan di ruang-ruang kelas STAI Syubbanul Wathon,” ujarnya.

Pelatihan PKDP ini dilaksanakan menggunakan sistem blended learning (kombinasi tatap muka dan daring) yang meliputi pengerjaan tugas mandiri, Praktik mengajar, hingga pendampingan langsung oleh para widyaiswara dan asesor senior dari UIN Walisongo.

Salah satu perwakilan dosen STAI Syubbanul Wathon, membagikan pengalamannya selama mengikuti kegiatan. Ia menuturkan bahwa materi mengenai Moderasi Beragama dan integrasi teknologi dalam pembelajaran (Sistem Informasi Manajemen Akademik) menjadi salah satu sorotan utama yang sangat relevan dengan kebutuhan mahasiswa generasi Z saat ini. Dengan tuntasnya kegiatan PKDP ini, STAI Syubbanul Wathon Magelang kembali menegaskan komitmennya untuk terus mencetak sdm pendidik yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan zaman dan kokoh dalam menjaga nilai-nilai keislaman yang moderat.